Bahasa: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 47: | Baris 47: | ||
[[Kategori:Linguistik]] | [[Kategori:Linguistik]] | ||
[[Kategori:Sistem komunikasi]] | [[Kategori:Sistem komunikasi]] | ||
{{#related: Bahasa Inggris}} | |||
{{#related: Bahasa Yunani}} | |||
{{#related: Bahasa resmi}} | |||
Revisi per 5 September 2026 15.01
[[Berkas:Batu Rosetta|250px|center|alt=]]
|
Bahasa adalah sebuah sistem komunikasi terstruktur yang menggunakan simbol-simbol vokal, grafis, atau isyarat yang bersifat arbitrer (manasuka) dan konvensional, yang memungkinkan manusia untuk berekspresi, menyampaikan gagasan, serta berinteraksi sosial. Studi ilmiah mengenai bahasa, baik bentuk, makna, maupun konteksnya, disebut sebagai Linguistik.
Perkiraan jumlah bahasa di dunia secara umum bervariasi antara 5.000 hingga 7.000 bahasa. Namun, perkiraan yang paling akurat bergantung pada pembedaan linguistik yang rumit antara definisi bahasa dan dialek. Bahasa manusia bersifat unik di antara sistem komunikasi hewan karena sifatnya yang produktif dan rekursif; manusia dapat menggabungkan sejumlah elemen dasar yang terbatas (seperti fonem atau kata) untuk menghasilkan kalimat baru yang jumlahnya tidak terbatas.
Struktur dan Cabang Kajian
Struktur bahasa manusia didasarkan pada sistem aturan tata bahasa ganda (dualitas pola). Para ahli linguistik memecah kajian struktur ini ke dalam beberapa lapisan analisis:
- Fonetik dan Fonologi: Mempelajari sistem bunyi atau struktur suara bahasa.
- Morfologi: Menganalisis pembentukan kata dari unit makna terkecil (morfem).
- Sintaksis: Mengkaji aturan penggabungan kata menjadi frasa dan klausa untuk membentuk struktur kalimat yang berterima.
- Semantik: Berfokus pada makna logis dari kata-kata dan kalimat tanpa memandang konteks spesifik.
- Pragmatik: Mempelajari bagaimana konteks ujaran memengaruhi makna atau inferensi penutur.
Rumpun Bahasa
Bahasa-bahasa di dunia dikelompokkan ke dalam rumpun-rumpun bahasa yang memiliki leluhur prasejarah yang sama (dikenal sebagai protobahasa). Pengelompokan ini dilakukan menggunakan metode komparatif linguistik.
Rumpun bahasa terbesar di dunia berdasarkan jumlah populasi penuturnya adalah:
- Indo-Eropa (mencakup bahasa Inggris, Spanyol, Hindi, Rusia, dan Latin).
- Sino-Tibet (mencakup bahasa Mandarin, Kanton, dan Burma).
- Niger-Kongo (mencakup bahasa Swahili, Zulu, dan Yoruba).
- Austronesia (mencakup bahasa Indonesia, Melayu, Tagalog, dan Hawaii).
Kematian Bahasa
Saat ini, terdapat tren globalisasi masif yang menyebabkan bahasa-bahasa minoritas mulai ditinggalkan. Kematian bahasa terjadi ketika suatu bahasa tidak lagi diajarkan kepada generasi anak-anak sebagai bahasa ibu. Organisasi seperti UNESCO memperkirakan bahwa pada akhir abad ke-21, sekitar 50% hingga 90% bahasa yang dituturkan hari ini akan punah, digantikan oleh bahasa-bahasa dominan (lingua franca) seperti Bahasa Inggris, Mandarin, atau Spanyol.
Referensi
Pranala luar
- Ethnologue - Basis data komprehensif bahasa-bahasa di dunia
- World Atlas of Language Structures (WALS)