Akor: Perbedaan antara revisi
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC: | {{SHORTDESC:Kumpulan tiga nada atau lebih yang dimainkan secara bersamaan untuk menghasilkan harmoni}} | ||
{{Infobox musik | |||
[[ | | nama = Akor | ||
| gambar = Akor_Gitar.jpg | |||
| keterangan = Representasi visual kumpulan berbagai jenis akor untuk [[alat musik]] [[gitar]] | |||
| nama_lain = Korda, ''chord'' | |||
| subjek_terkait = [[Harmoni]], [[Teori musik]], [[Nada]], [[Skala musik]] | |||
| klasifikasi = Elemen [[Musik]] | |||
}} | |||
'''Akor''' (bahasa Inggris: {{lang|en|''chord''}}) adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang dimainkan secara bersamaan (atau secara berurutan sebagai [[arpeggio]]) untuk menghasilkan suatu [[harmoni]]. Dalam [[teori musik]], akor biasanya dibangun di atas sebuah [[nada dasar]] dengan penambahan interval-interval tertentu, paling umum adalah interval tutis (''third'') dan kelima (''fifth''). | |||
Akor berfungsi sebagai dasar harmoni dalam sebagian besar musik Barat dan musik populer dunia. Penggunaan rangkaian akor dalam sebuah lagu dikenal dengan istilah progresif akor atau [[progresi akor]], yang berfungsi untuk memberikan struktur emosional dan melodi pada sebuah komposisi musik. | |||
== | == Konstruksi dan Struktur == | ||
Struktur dasar sebuah akor yang paling umum adalah '''triad''', yaitu akor yang terdiri dari tiga nada berbeda. Komponen utama pembentuk triad meliputi: | |||
* '''Nada Dasar (''Root''):''' Nada yang menjadi landasan dan penentu nama akor. | |||
* '''Nada Terst (''Third''):''' Nada ketiga dari skala dasar yang menentukan kualitas akor (mayor atau minor). | |||
* '''Nada Kuint (''Fifth''):''' Nada kelima dari skala dasar yang memperkuat stabilitas suara akor. | |||
== | == Jenis-Jenis Akor == | ||
Berdasarkan interval antara nada-nada penyusunnya, akor diklasifikasikan menjadi empat kualitas utama: | |||
=== | === Akor Mayor === | ||
Akor mayor memiliki kesan suara yang cerah, stabil, dan ceria. Terdiri dari nada dasar, terst mayor (4 semitone), dan kuint murni (7 semitone). Contoh: C-E-G. | |||
=== | === Akor Minor === | ||
Akor minor sering kali dipersepsikan memiliki kesan suara yang sedih, gelap, atau melankolis. Terdiri dari nada dasar, terst minor (3 semitone), dan kuint murni (7 semitone). Contoh: C-Eb-G. | |||
== | === Akor Diminished === | ||
Akor | Akor ini memiliki kesan suara yang tegang dan tidak stabil (disonansi). Terdiri dari tumpukan interval terst minor. Contoh: C-Eb-Gb. | ||
=== | === Akor Augmented === | ||
Akor augmented memiliki kesan suara yang mengambang atau misterius. Terdiri dari nada dasar, terst mayor, dan kuint yang dinaikkan (''augmented fifth''). Contoh: C-E-G#. | |||
== | == Fungsi dalam Harmoni == | ||
[[ | Dalam sistem [[Tonalitas|tonal]], akor memiliki fungsi spesifik dalam sebuah tangga nada: | ||
# '''Tonika (I):''' Akor rumah yang memberikan kesan penyelesaian atau istirahat. | |||
# '''Dominan (V):''' Akor yang menciptakan ketegangan kuat yang menuntut penyelesaian kembali ke Tonika. | |||
# '''Subdominan (IV):''' Akor yang berfungsi sebagai jembatan atau pengembang harmoni menuju Dominan. | |||
== | == Notasi Akor == | ||
Akor dapat dituliskan dalam berbagai bentuk notasi: | |||
* '''Notasi Huruf:''' Menggunakan huruf kapital seperti C, Am, G7, atau Dmaj7. | |||
* '''Angka Romawi:''' Digunakan dalam analisis harmoni untuk menunjukkan tingkatan akor dalam sebuah tangga nada (misalnya: I, IV, V). | |||
* '''Notasi Balok:''' Menuliskan nada-nada penyusun secara vertikal pada garis [[paranada]]. | |||
[[Kategori:Teori musik]] | |||
[[Kategori:Musik]] | |||
[[Kategori:Harmoni]] | |||
{{#related:Musik}} | {{#related:Musik}} | ||
{{#related:Harmoni}} | {{#related:Harmoni}} | ||
{{#related:Melodi}} | {{#related:Melodi}} | ||