Lompat ke isi

Komunitas: Perbedaan antara revisi

Dari Mippedia bahasa Indonesia, ensiklopedia umum
Admin (bicara | kontrib)
k 🤖 Purge out-of-sync metadata
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Butuh Kategori}}
'''Komunitas''' adalah sebuah unit sosial (sekelompok orang) yang memiliki kesamaan tertentu, seperti [[norma]], [[nilai]], identitas, atau tempat tinggal (geografis) yang serupa. Dalam sosiologi, komunitas sering kali didefinisikan berdasarkan interaksi sosial yang erat antar anggotanya dan adanya rasa saling memiliki (''sense of community'').
'''Komunitas''' adalah sebuah unit sosial (sekelompok orang) yang memiliki kesamaan tertentu, seperti [[norma]], [[nilai]], identitas, atau tempat tinggal (geografis) yang serupa. Dalam sosiologi, komunitas sering kali didefinisikan berdasarkan interaksi sosial yang erat antar anggotanya dan adanya rasa saling memiliki (''sense of community'').


Baris 5: Baris 6:
== Definisi Menurut Para Ahli ==
== Definisi Menurut Para Ahli ==
Beberapa sosiolog terkemuka memberikan pandangan berbeda mengenai komunitas:
Beberapa sosiolog terkemuka memberikan pandangan berbeda mengenai komunitas:
* '''[[Ferdinand Tönnies]]:''' Membedakan antara ''Gemeinschaft'' (paguyuban) yang bersifat alami, kekal, dan berdasarkan hubungan batin; serta ''Gesellschaft'' (patembayan) yang bersifat mekanis, sementara, dan berdasarkan kepentingan praktis.
* '''Ferdinand Tönnies:''' Membedakan antara ''Gemeinschaft'' (paguyuban) yang bersifat alami, kekal, dan berdasarkan hubungan batin; serta ''Gesellschaft'' (patembayan) yang bersifat mekanis, sementara, dan berdasarkan kepentingan praktis.
* '''Hillery (1955):''' Menyatakan bahwa sebagian besar definisi komunitas mencakup tiga elemen utama: interaksi sosial, wilayah geografis, dan ikatan bersama.
* '''Hillery (1955):''' Menyatakan bahwa sebagian besar definisi komunitas mencakup tiga elemen utama: interaksi sosial, wilayah geografis, dan ikatan bersama.
* '''[[McMillan]] & Chavis (1986):''' Mendefinisikan komunitas melalui empat elemen: keanggotaan, pengaruh, integrasi dan pemenuhan kebutuhan, serta ikatan emosional bersama.
* '''McMillan & Chavis (1986):''' Mendefinisikan komunitas melalui empat elemen: keanggotaan, pengaruh, integrasi dan pemenuhan kebutuhan, serta ikatan emosional bersama.


== Jenis-jenis Komunitas ==
== Jenis-jenis Komunitas ==
Baris 33: Baris 34:
== Fungsi Komunitas ==
== Fungsi Komunitas ==
Dalam struktur [[masyarakat]], komunitas berfungsi sebagai:
Dalam struktur [[masyarakat]], komunitas berfungsi sebagai:
* '''Wadah Sosialisasi:''' Tempat individu mempelajari norma dan nilai-nilai sosial.
* '''Wadah [[Sosialisasi]]:''' Tempat individu mempelajari norma dan nilai-nilai sosial.
* '''Dukungan Sosial:''' Memberikan bantuan material maupun emosional bagi anggota yang membutuhkan.
* '''Dukungan Sosial:''' Memberikan bantuan material maupun emosional bagi anggota yang membutuhkan.
* '''Kontrol Sosial:''' Menjaga perilaku anggota agar tetap sesuai dengan kesepakatan kelompok melalui sanksi sosial atau teguran.
* '''Kontrol Sosial:''' Menjaga perilaku anggota agar tetap sesuai dengan kesepakatan kelompok melalui sanksi sosial atau teguran.
Baris 42: Baris 43:
* [[Modal sosial]]
* [[Modal sosial]]
* [[Kearifan lokal]]
* [[Kearifan lokal]]
{{#related: Perangkat lunak audio digital}}
{{#related: Vokal}}
{{#related: Mippedia Data}}

Revisi terkini sejak 9 September 2026 12.54

Komunitas adalah sebuah unit sosial (sekelompok orang) yang memiliki kesamaan tertentu, seperti norma, nilai, identitas, atau tempat tinggal (geografis) yang serupa. Dalam sosiologi, komunitas sering kali didefinisikan berdasarkan interaksi sosial yang erat antar anggotanya dan adanya rasa saling memiliki (sense of community).

Kata "komunitas" berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti "kesamaan", yang diturunkan dari communis, yang berarti "sama", "publik", atau "bersama". Penekanan utama dari sebuah komunitas adalah adanya ikatan sosial yang melampaui hubungan transaksional biasa.

Definisi Menurut Para Ahli

[sunting | sunting sumber]

Beberapa sosiolog terkemuka memberikan pandangan berbeda mengenai komunitas:

  • Ferdinand Tönnies: Membedakan antara Gemeinschaft (paguyuban) yang bersifat alami, kekal, dan berdasarkan hubungan batin; serta Gesellschaft (patembayan) yang bersifat mekanis, sementara, dan berdasarkan kepentingan praktis.
  • Hillery (1955): Menyatakan bahwa sebagian besar definisi komunitas mencakup tiga elemen utama: interaksi sosial, wilayah geografis, dan ikatan bersama.
  • McMillan & Chavis (1986): Mendefinisikan komunitas melalui empat elemen: keanggotaan, pengaruh, integrasi dan pemenuhan kebutuhan, serta ikatan emosional bersama.

Jenis-jenis Komunitas

[sunting | sunting sumber]

Secara garis besar, komunitas dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bentuk utama:

Komunitas Berbasis Lokasi (Geografis)

[sunting | sunting sumber]

Komunitas yang terbentuk karena para anggotanya tinggal di wilayah yang sama. Contohnya adalah desa, rukun tetangga, atau kota kecil. Interaksi dalam komunitas ini biasanya dipicu oleh kedekatan fisik.

Komunitas Berbasis Kepentingan (Minat)

[sunting | sunting sumber]

Kelompok orang yang berbagi hobi, profesi, atau tujuan yang sama tanpa mempedulikan lokasi fisik. Contohnya adalah komunitas fotografi, komunitas perangkat lunak bebas, atau komunitas pecinta hewan.

Komunitas Identitas

[sunting | sunting sumber]

Terbentuk berdasarkan karakteristik pribadi yang sama, seperti etnis, agama, atau orientasi seksual. Komunitas ini sering kali menjadi wadah untuk mempertahankan warisan budaya atau memperjuangkan hak-hak sipil.

Komunitas Virtual (Daring)

[sunting | sunting sumber]

Muncul seiring perkembangan Internet. Anggotanya berinteraksi melalui platform digital seperti forum, media sosial, atau aplikasi pesan instan. Komunitas ini tidak terbatas oleh batasan geografis tradisional.

Unsur-unsur Komunitas

[sunting | sunting sumber]

Sebuah kelompok dapat dikatakan sebagai komunitas jika memiliki unsur-unsur berikut:

  1. Keanggotaan: Adanya batas-batas yang jelas mengenai siapa yang termasuk dalam kelompok dan siapa yang tidak.
  2. Simbol Bersama: Penggunaan bahasa, logo, atau ritual tertentu yang memperkuat identitas kelompok.
  3. Saling Ketergantungan: Anggota merasa bahwa kontribusi mereka berdampak pada kelompok, dan kelompok memenuhi kebutuhan mereka.
  4. Sejarah Bersama: Adanya narasi atau pengalaman masa lalu yang mengikat emosi para anggota.

Fungsi Komunitas

[sunting | sunting sumber]

Dalam struktur masyarakat, komunitas berfungsi sebagai:

  • Wadah Sosialisasi: Tempat individu mempelajari norma dan nilai-nilai sosial.
  • Dukungan Sosial: Memberikan bantuan material maupun emosional bagi anggota yang membutuhkan.
  • Kontrol Sosial: Menjaga perilaku anggota agar tetap sesuai dengan kesepakatan kelompok melalui sanksi sosial atau teguran.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]