Februari: Perbedaan antara revisi
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (6 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Bulan kedua dalam kalender Julian dan Gregorian}} | |||
{{Infobox bulan | {{Infobox bulan | ||
| Nama | | Nama = Februari | ||
| image | | image = Les Très Riches Heures du duc de Berry février.jpg | ||
| image_caption | | image_caption = Ilustrasi Februari dari kalender ''Les Très Riches Heures du duc de Berry'' (sekitar abad ke-15). | ||
| Urutan | | Urutan = 2 (Kedua) | ||
| Jumlah_hari | | Jumlah_hari = 28 (29 pada [[tahun kabisat]]) | ||
| Bulan_sebelumnya | | Bulan_sebelumnya = [[Januari]] | ||
| Bulan_selanjutnya | | Bulan_selanjutnya = [[Maret]] | ||
| Penamaan | | Penamaan = ''Februa'', festival purifikasi dan penyucian Romawi kuno | ||
| Musim_utara | | Musim_utara = [[Musim dingin]] | ||
| Musim_selatan | | Musim_selatan = [[Musim panas]] | ||
| Zodiak | | Zodiak = [[Akuarius]] (hingga 18 Feb)<br>[[Pises]] (sejak 19 Feb) | ||
| Batu_kelahiran | | Batu_kelahiran = [[Kecubung]] (''Amethyst'') | ||
| Bunga | | Bunga = [[Viola (tanaman)|Violet]] dan ''[[Primrose]]'' | ||
}} | }} | ||
| Baris 19: | Baris 20: | ||
Nama bulan ini diserap dari bahasa Belanda, ''februari'', yang berasal dari bahasa Latin klasik, ''Februarius''. Nama tersebut merujuk pada ''Februa'', yaitu sebuah festival purifikasi atau penyucian tradisional Romawi kuno yang diselenggarakan pada tanggal 15 Februari (saat bulan purnama di kalender Romawi lama). | Nama bulan ini diserap dari bahasa Belanda, ''februari'', yang berasal dari bahasa Latin klasik, ''Februarius''. Nama tersebut merujuk pada ''Februa'', yaitu sebuah festival purifikasi atau penyucian tradisional Romawi kuno yang diselenggarakan pada tanggal 15 Februari (saat bulan purnama di kalender Romawi lama). | ||
Secara meteorologis, Februari merupakan bulan terakhir dari [[musim dingin]] di [[ | Secara meteorologis, Februari merupakan bulan terakhir dari [[musim dingin]] di Belahan [[Bumi]] Utara, dan bulan terakhir dari [[musim panas]] di [[Belahan Bumi Selatan]]. Di Belahan Bumi Selatan, Februari setara dengan bulan [[Agustus]] di Belahan Bumi Utara dalam hal pergerakan musim. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
| Baris 26: | Baris 27: | ||
Sama halnya dengan bulan [[Januari]], Februari tidak ada dalam kalender awal Romawi (kalender Romulus) yang hanya terdiri dari 10 bulan dan 304 hari, karena orang Romawi kuno menganggap periode musim dingin sebagai waktu yang tidak memiliki nama dan tidak dihitung dalam kalender. | Sama halnya dengan bulan [[Januari]], Februari tidak ada dalam kalender awal Romawi (kalender Romulus) yang hanya terdiri dari 10 bulan dan 304 hari, karena orang Romawi kuno menganggap periode musim dingin sebagai waktu yang tidak memiliki nama dan tidak dihitung dalam kalender. | ||
Pada sekitar tahun 713 SM, raja kedua Roma, [[Numa Pompilius]], mereformasi kalender tersebut dengan menambahkan bulan Januari dan Februari agar kalender selaras dengan tahun kamariah (lunar) yang berdurasi sekitar 354 hari. Pada awalnya, Februari ditempatkan sebagai bulan terakhir dalam satu tahun kalender, setelah [[Desember]]. Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai penyesuaian politik, awal tahun bergeser ke 1 Januari, menjadikan Februari sebagai bulan kedua seperti yang kita kenal sekarang. | Pada sekitar tahun 713 SM, raja kedua Roma, [[Numa Pompilius]], mereformasi kalender tersebut dengan menambahkan bulan [[Januari]] dan Februari agar kalender selaras dengan tahun kamariah (lunar) yang berdurasi sekitar 354 hari. Pada awalnya, Februari ditempatkan sebagai bulan terakhir dalam satu tahun kalender, setelah [[Desember]]. Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai penyesuaian politik, awal tahun bergeser ke 1 Januari, menjadikan Februari sebagai bulan kedua seperti yang kita kenal sekarang. | ||
Pada masa Republik Romawi, penambahan hari sisipan (interkalari) sering kali disisipkan di dalam bulan Februari (biasanya setelah tanggal 23 atau 24 Februari) untuk menyelaraskan kalender Romawi dengan pergerakan matahari. Praktik ini sering kali dimanipulasi secara politik oleh para pendeta Romawi (pontifex) untuk memperpanjang atau memperpendek masa jabatan pejabat tertentu. | Pada masa Republik Romawi, penambahan hari sisipan (interkalari) sering kali disisipkan di dalam bulan Februari (biasanya setelah tanggal 23 atau 24 Februari) untuk menyelaraskan kalender Romawi dengan pergerakan matahari. Praktik ini sering kali dimanipulasi secara politik oleh para pendeta Romawi (pontifex) untuk memperpanjang atau memperpendek masa jabatan pejabat tertentu. | ||
| Baris 37: | Baris 38: | ||
Karena memiliki tepat 28 hari pada tahun biasa, Februari sering kali berulang dengan pola hari yang sangat persis. Pada tahun biasa, Februari selalu dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Maret]] dan [[November]]. Pada tahun kabisat, Februari dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Agustus]]. | Karena memiliki tepat 28 hari pada tahun biasa, Februari sering kali berulang dengan pola hari yang sangat persis. Pada tahun biasa, Februari selalu dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Maret]] dan [[November]]. Pada tahun kabisat, Februari dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Agustus]]. | ||
Pada tahun biasa, Februari juga selalu berakhir pada hari yang sama dengan bulan Oktober. Sementara pada tahun kabisat, hari terakhir bulan Februari jatuh pada hari yang sama dengan akhir bulan [[Agustus]]. | Pada tahun biasa, Februari juga selalu berakhir pada hari yang sama dengan bulan [[Oktober]]. Sementara pada tahun kabisat, hari terakhir bulan Februari jatuh pada hari yang sama dengan akhir bulan [[Agustus]]. | ||
== Simbolisme == | == Simbolisme == | ||
| Baris 44: | Baris 45: | ||
* '''Batu kelahiran:''' Batu kelahiran untuk bulan ini adalah [[Kecubung]] (''Amethyst''), varietas kuarsa berwarna ungu yang secara tradisional melambangkan kesalehan, kerendahan hati, kebijaksanaan spiritual, dan ketulusan. | * '''Batu kelahiran:''' Batu kelahiran untuk bulan ini adalah [[Kecubung]] (''Amethyst''), varietas kuarsa berwarna ungu yang secara tradisional melambangkan kesalehan, kerendahan hati, kebijaksanaan spiritual, dan ketulusan. | ||
* '''Bunga kelahiran:''' Bunga yang dikaitkan dengan bulan ini adalah [[Viola (tanaman)|Violet]] (menandakan kesetiaan dan kehati-hatian) serta ''[[Primrose]]'' (melambangkan keberanian dan cinta masa muda). | * '''Bunga kelahiran:''' Bunga yang dikaitkan dengan bulan ini adalah [[Viola (tanaman)|Violet]] (menandakan kesetiaan dan kehati-hatian) serta ''[[Primrose]]'' (melambangkan keberanian dan cinta masa muda). | ||
* '''Zodiak:''' Dalam astrologi Barat, zodiak di bulan ini adalah [[Akuarius]] (Pembawa Air) dari tanggal 1 hingga 18 Februari, dan [[Pises]] (Ikan) dari tanggal 19 Februari hingga akhir bulan. Batas tanggal ini dapat bervariasi satu hari tergantung pada waktu titik balik matahari tahunan. | * '''Zodiak:''' Dalam astrologi Barat, zodiak di bulan ini adalah [[Akuarius]] (Pembawa [[Air]]) dari tanggal 1 hingga 18 Februari, dan [[Pises]] (Ikan) dari tanggal 19 Februari hingga akhir bulan. Batas tanggal ini dapat bervariasi satu hari tergantung pada waktu titik balik matahari tahunan. | ||
== Perayaan dan Hari Libur == | == Perayaan dan Hari Libur == | ||
| Baris 52: | Baris 53: | ||
* '''14 Februari''': [[Hari Valentine]] (Hari Kasih Sayang), perayaan sekuler dan kultural yang dirayakan di berbagai belahan dunia. | * '''14 Februari''': [[Hari Valentine]] (Hari Kasih Sayang), perayaan sekuler dan kultural yang dirayakan di berbagai belahan dunia. | ||
* '''29 Februari''': Hari Kabisat, sebuah hari tambahan yang hanya terjadi pada tahun kabisat. Orang yang lahir pada hari ini sering disebut sebagai ''leapling''. | * '''29 Februari''': Hari Kabisat, sebuah hari tambahan yang hanya terjadi pada tahun kabisat. Orang yang lahir pada hari ini sering disebut sebagai ''leapling''. | ||
* '''Pertengahan Februari''': [[Tahun Baru Imlek]] sering kali jatuh pada bulan Februari (meskipun kadang-kadang juga jatuh pada akhir Januari, tergantung pada [[kalender lunisolar]] tradisional Tiongkok). | * '''Pertengahan Februari''': [[Tahun Baru Imlek]] sering kali jatuh pada bulan Februari (meskipun kadang-kadang juga jatuh pada akhir [[Januari]], tergantung pada [[kalender lunisolar]] tradisional Tiongkok). | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 67: | Baris 68: | ||
{{#related: Agustus}} | {{#related: Agustus}} | ||
{{#related: | {{#related: Januari}} | ||
{{#related: | {{#related: April}} | ||