Admin (bicara | kontrib)
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related
 
(3 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{SHORTDESC:Huruf kedua puluh tiga dan konsonan kedelapan belas dalam alfabet Latin}}
{{Infobox huruf
{{Infobox huruf
| Nama = W
| Nama = W
Baris 18: Baris 19:


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Huruf W memegang status unik sebagai huruf termuda yang bergabung secara permanen ke dalam standar inti abjad [[alfabet Latin]]. Bangsa [[Romawi kuno]] sama sekali tidak mengenal huruf W; mereka hanya menggunakan huruf V untuk mewakili bunyi konsonan /w/ sekaligus vokal /u/.
[[Huruf]] W memegang status unik sebagai huruf termuda yang bergabung secara permanen ke dalam standar inti abjad [[alfabet Latin]]. Bangsa [[Romawi kuno]] sama sekali tidak mengenal huruf W; mereka hanya menggunakan huruf [[V]] untuk mewakili bunyi konsonan /w/ sekaligus vokal /u/.


Ketika bahasa-bahasa Jermanik (seperti [[bahasa Inggris Kuno]] dan bahasa Jerman) mulai ditulis menggunakan abjad Latin sekitar abad ke-7 hingga ke-8, para penulis menghadapi masalah karena alfabet Latin tidak memiliki lambang yang pas untuk mewakili bunyi konsonan bibir-belakang yang kuat seperti /w/. Pada mulanya, para biarawan Anglo-Saxon sempat menggunakan huruf runik ''wynn'' (Ƿ) atau dwihuruf ''uu''.
Ketika bahasa-bahasa Jermanik (seperti [[bahasa Inggris Kuno]] dan bahasa Jerman) mulai ditulis menggunakan abjad Latin sekitar abad ke-7 hingga ke-8, para penulis menghadapi masalah karena alfabet Latin tidak memiliki lambang yang pas untuk mewakili bunyi konsonan bibir-belakang yang kuat seperti /w/. Pada mulanya, para biarawan Anglo-Saxon sempat menggunakan huruf runik ''wynn'' (Ƿ) atau dwihuruf ''uu''.
Baris 31: Baris 32:
== Penggunaan ==
== Penggunaan ==
=== Dalam bahasa ===
=== Dalam bahasa ===
* '''Bahasa Indonesia''': Huruf W dilafalkan murni sebagai konsonan hampiran bibir-langit-langit belakang bersuara (/w/). Bibir dimajukan dan dibulatkan sedikit sementara udara dialirkan tanpa hambatan berarti (contoh: "warna", "wajib", "bawang").
* '''Bahasa Indonesia''': [[Huruf]] W dilafalkan murni sebagai konsonan hampiran bibir-langit-langit belakang bersuara (/w/). Bibir dimajukan dan dibulatkan sedikit sementara udara dialirkan tanpa hambatan berarti (contoh: "warna", "wajib", "bawang").
* '''Bahasa Inggris''': Huruf W diucapkan sebagai /w/ (seperti pada ''water'', ''win''). Namun, dalam beberapa posisi tertentu, huruf W dapat menjadi huruf senyap (''silent letter''), seperti ketika ia berada di awal kata sebelum huruf R (contohnya ''write'', ''wrong'', ''wrist''), atau di akhir beberapa suku kata (seperti ''saw'', ''few''). Dwihuruf **wh** secara tradisional diucapkan sebagai /hw/ atau /w/ (seperti ''what'', ''where'').
* '''Bahasa Inggris''': Huruf W diucapkan sebagai /w/ (seperti pada ''water'', ''win''). Namun, dalam beberapa posisi tertentu, huruf W dapat menjadi huruf senyap (''silent letter''), seperti ketika ia berada di awal kata sebelum huruf [[R]] (contohnya ''write'', ''wrong'', ''wrist''), atau di akhir beberapa suku kata (seperti ''saw'', ''few''). Dwihuruf **wh** secara tradisional diucapkan sebagai /hw/ atau /w/ (seperti ''what'', ''where'').
* '''Bahasa Jerman''': Memiliki aturan pelafalan yang berkebalikan dengan bahasa Inggris dan Indonesia. Dalam bahasa Jerman, huruf W murni diucapkan sebagai konsonan desis /v/ (seperti pada kata ''Wasser'' yang dibaca "vasser"), sementara bunyi /w/ dalam bahasa Jerman disimbolkan dengan huruf U atau V.
* '''Bahasa Jerman''': Memiliki aturan pelafalan yang berkebalikan dengan bahasa Inggris dan Indonesia. Dalam bahasa Jerman, huruf W murni diucapkan sebagai konsonan desis /v/ (seperti pada kata ''Wasser'' yang dibaca "vasser"), sementara bunyi /w/ dalam bahasa Jerman disimbolkan dengan huruf [[U]] atau [[V]].
* '''Bahasa Polandia dan Wales''': Huruf W digunakan secara konsisten untuk melambangkan bunyi /v/ (seperti huruf V dalam bahasa Indonesia).
* '''Bahasa Polandia dan Wales''': Huruf W digunakan secara konsisten untuk melambangkan bunyi /v/ (seperti huruf V dalam bahasa Indonesia).


=== Dalam berbagai bidang teknis ===
=== Dalam berbagai bidang teknis ===
* '''Fisika dan Mekanika''':  
* '''Fisika dan Mekanika''':  
** Huruf $W$ kapital adalah lambang standar internasional untuk besaran '''Usaha''' (''Work'', $W = F \cdot s$) dan '''Energi'''.
** [[Huruf]] $W$ kapital adalah lambang standar internasional untuk besaran '''Usaha''' (''Work'', $W = [[F]] \cdot s$) dan '''Energi'''.
* '''Teknik Elektro''': '''W''' adalah lambang resmi untuk satuan SI **[[Watt]]**, yaitu satuan pengukuran daya (power) yang dinamai dari ilmuwan James Watt.
* '''Teknik Elektro''': '''W''' adalah lambang resmi untuk satuan SI **[[Watt]]**, yaitu satuan pengukuran daya (power) yang dinamai dari ilmuwan James Watt.
* '''Ilmu Kimia''': '''W''' adalah lambang kimia standar untuk unsur logam transisi kuat '''[[Tungsten]]''' (yang juga dikenal dengan nama historisnya, ''Wolfram'').
* '''Ilmu Kimia''': '''W''' adalah lambang kimia standar untuk unsur logam transisi kuat '''Tungsten''' (yang juga dikenal dengan nama historisnya, ''Wolfram'').
* '''Geografi dan Navigasi''': '''W''' adalah lambang universal untuk arah mata angin '''Barat''' (dari bahasa Inggris: ''West''). Pada kompas dan peta, W selalu menunjuk ke arah barat.
* '''Geografi dan Navigasi''': '''W''' adalah lambang universal untuk arah mata angin '''Barat''' (dari bahasa Inggris: ''West''). Pada kompas dan peta, W selalu menunjuk ke arah barat.
* '''Sistem Ukuran''':  
* '''Sistem Ukuran''':  
Baris 64: Baris 65:
| Unicode
| Unicode
| 87
| 87
| U+0057
| [[U]]+0057
| 119
| 119
| U+0077
| U+0077
Baris 108: Baris 109:
{{#related: Alfabet Latin}}
{{#related: Alfabet Latin}}
{{#related: Bahasa Indonesia}}
{{#related: Bahasa Indonesia}}
{{#related: Bahasa Inggris Kuno}}
{{#related: Perangkat lunak audio digital}}