<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://id.mippedia.org/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=114.10.113.89</id>
	<title>Mippedia - Kontribusi pengguna [id]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://id.mippedia.org/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=114.10.113.89"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/wiki/Istimewa:Kontribusi_pengguna/114.10.113.89"/>
	<updated>2026-07-22T06:58:57Z</updated>
	<subtitle>Kontribusi pengguna</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4746</id>
		<title>Pengetahuan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4746"/>
		<updated>2026-04-27T15:57:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;114.10.113.89: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{SHORTDESC:Fakta, informasi, dan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan}}&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Pengetahuan&#039;&#039;&#039; adalah fakta, [[informasi]], dan keterampilan yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau pendidikan; pemahaman teoritis atau praktis tentang suatu subjek. Dalam dunia [[filsafat]], studi tentang pengetahuan disebut sebagai [[epistemologi]], yang mempelajari batasan, sumber, dan sifat dari apa yang diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara historis, definisi pengetahuan yang paling klasik berasal dari [[Plato]], yang menyatakan bahwa pengetahuan adalah &amp;quot;kepercayaan sejati yang dibenarkan&amp;quot; (&#039;&#039;justified true belief&#039;&#039;). Namun, definisi ini terus berkembang seiring munculnya berbagai tantangan logika dan kemajuan teknologi [[sains]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Definisi dan Sifat ==&lt;br /&gt;
Pengetahuan sering kali dibedakan dari [[data]] dan [[informasi]]. Data adalah fakta mentah, informasi adalah data yang memiliki konteks, sedangkan pengetahuan adalah informasi yang telah diinternalisasi dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan atau tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepercayaan Sejati yang Dibenarkan ===&lt;br /&gt;
Konsep ini menyatakan bahwa agar sesuatu dapat dianggap sebagai pengetahuan, ia harus memenuhi tiga kriteria:&lt;br /&gt;
# Pernyataan tersebut harus &#039;&#039;&#039;benar&#039;&#039;&#039; (sesuai dengan kenyataan).&lt;br /&gt;
# Seseorang harus &#039;&#039;&#039;percaya&#039;&#039;&#039; pada pernyataan tersebut.&lt;br /&gt;
# Harus ada &#039;&#039;&#039;pembenaran&#039;&#039;&#039; atau bukti logis mengapa pernyataan itu dipercayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Para ahli umumnya membagi pengetahuan ke dalam beberapa kategori utama:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Deklaratif:&#039;&#039;&#039; Merupakan pengetahuan tentang fakta atau &amp;quot;tahu bahwa&amp;quot; (misalnya, tahu bahwa [[Jakarta]] adalah ibu kota Indonesia).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Prosedural:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan tentang cara melakukan sesuatu atau &amp;quot;tahu bagaimana&amp;quot; (misalnya, tahu cara mengendarai sepeda).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Implisit (Tacit):&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan diperoleh melalui pengalaman pribadi yang mendalam.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Eksplisit:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang telah didokumentasikan dalam bentuk teks, audio, atau [[digital]] sehingga mudah dibagikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Manusia memperoleh pengetahuan melalui berbagai saluran intelektual:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Empirisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui indra dan pengalaman sensorik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Rasionalisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui penalaran logis dan akal budi, tanpa bergantung pada pengalaman fisik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Intuisi]]:&#039;&#039;&#039; Pemahaman yang datang secara tiba-tiba tanpa proses penalaran yang sadar.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Otoritas:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diterima dari pihak lain yang dianggap ahli, seperti guru, ilmuwan, atau kitab suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Representasi Pengetahuan dalam Sains ==&lt;br /&gt;
Dalam metode [[sains]], pengetahuan diperoleh melalui pengamatan yang sistematis, pembentukan [[hipotesis]], dan pengujian eksperimental. Pengetahuan ilmiah bersifat dinamis; ia dapat direvisi jika ditemukan bukti baru yang lebih akurat melalui proses [[falsifikasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di era modern, pengetahuan juga disimpan dalam bentuk [[kecerdasan buatan]] dan [[basis data]], di mana sistem komputer mencoba meniru struktur kognitif manusia untuk mengolah informasi menjadi solusi praktis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Epistemologi]]&lt;br /&gt;
* [[Logika]]&lt;br /&gt;
* [[Sains]]&lt;br /&gt;
* [[Filsafat]]&lt;br /&gt;
* [[Manajemen pengetahuan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>114.10.113.89</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4745</id>
		<title>Pengetahuan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4745"/>
		<updated>2026-04-27T15:57:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;114.10.113.89: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{SHORTDESC:Fakta, informasi, dan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan}}&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Pengetahuan&#039;&#039;&#039; adalah fakta, [[informasi]], dan keterampilan yang diperoleh seseorang melalui pengalaman atau [[pendidikan]]; pemahaman teoritis atau praktis tentang suatu subjek. Dalam dunia [[filsafat]], studi tentang pengetahuan disebut sebagai [[epistemologi]], yang mempelajari batasan, sumber, dan sifat dari apa yang diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara historis, definisi pengetahuan yang paling klasik berasal dari [[Plato]], yang menyatakan bahwa pengetahuan adalah &amp;quot;kepercayaan sejati yang dibenarkan&amp;quot; (&#039;&#039;justified true belief&#039;&#039;). Namun, definisi ini terus berkembang seiring munculnya berbagai tantangan logika dan kemajuan teknologi [[sains]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Definisi dan Sifat ==&lt;br /&gt;
Pengetahuan sering kali dibedakan dari [[data]] dan [[informasi]]. Data adalah fakta mentah, informasi adalah data yang memiliki konteks, sedangkan pengetahuan adalah informasi yang telah diinternalisasi dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan atau tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepercayaan Sejati yang Dibenarkan ===&lt;br /&gt;
Konsep ini menyatakan bahwa agar sesuatu dapat dianggap sebagai pengetahuan, ia harus memenuhi tiga kriteria:&lt;br /&gt;
# Pernyataan tersebut harus &#039;&#039;&#039;benar&#039;&#039;&#039; (sesuai dengan kenyataan).&lt;br /&gt;
# Seseorang harus &#039;&#039;&#039;percaya&#039;&#039;&#039; pada pernyataan tersebut.&lt;br /&gt;
# Harus ada &#039;&#039;&#039;pembenaran&#039;&#039;&#039; atau bukti logis mengapa pernyataan itu dipercayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Para ahli umumnya membagi pengetahuan ke dalam beberapa kategori utama:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Deklaratif:&#039;&#039;&#039; Merupakan pengetahuan tentang fakta atau &amp;quot;tahu bahwa&amp;quot; (misalnya, tahu bahwa [[Jakarta]] adalah ibu kota Indonesia).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Prosedural:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan tentang cara melakukan sesuatu atau &amp;quot;tahu bagaimana&amp;quot; (misalnya, tahu cara mengendarai sepeda).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Implisit (Tacit):&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan diperoleh melalui pengalaman pribadi yang mendalam.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Eksplisit:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang telah didokumentasikan dalam bentuk teks, audio, atau [[digital]] sehingga mudah dibagikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Manusia memperoleh pengetahuan melalui berbagai saluran intelektual:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Empirisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui indra dan pengalaman sensorik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Rasionalisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui penalaran logis dan akal budi, tanpa bergantung pada pengalaman fisik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Intuisi]]:&#039;&#039;&#039; Pemahaman yang datang secara tiba-tiba tanpa proses penalaran yang sadar.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Otoritas:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diterima dari pihak lain yang dianggap ahli, seperti guru, ilmuwan, atau kitab suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Representasi Pengetahuan dalam Sains ==&lt;br /&gt;
Dalam metode [[sains]], pengetahuan diperoleh melalui pengamatan yang sistematis, pembentukan [[hipotesis]], dan pengujian eksperimental. Pengetahuan ilmiah bersifat dinamis; ia dapat direvisi jika ditemukan bukti baru yang lebih akurat melalui proses [[falsifikasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di era modern, pengetahuan juga disimpan dalam bentuk [[kecerdasan buatan]] dan [[basis data]], di mana sistem komputer mencoba meniru struktur kognitif manusia untuk mengolah informasi menjadi solusi praktis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Epistemologi]]&lt;br /&gt;
* [[Logika]]&lt;br /&gt;
* [[Sains]]&lt;br /&gt;
* [[Filsafat]]&lt;br /&gt;
* [[Manajemen pengetahuan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>114.10.113.89</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4744</id>
		<title>Pengetahuan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/index.php?title=Pengetahuan&amp;diff=4744"/>
		<updated>2026-04-27T15:57:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;114.10.113.89: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{SHORTDESC:Fakta, informasi, dan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman atau pendidikan}}&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Pengetahuan&#039;&#039;&#039; adalah fakta, [[informasi]], dan keterampilan yang diperoleh seseorang melalui [[pengalaman]] atau [[pendidikan]]; pemahaman teoritis atau praktis tentang suatu subjek. Dalam dunia [[filsafat]], studi tentang pengetahuan disebut sebagai [[epistemologi]], yang mempelajari batasan, sumber, dan sifat dari apa yang diketahui oleh manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara historis, definisi pengetahuan yang paling klasik berasal dari [[Plato]], yang menyatakan bahwa pengetahuan adalah &amp;quot;kepercayaan sejati yang dibenarkan&amp;quot; (&#039;&#039;justified true belief&#039;&#039;). Namun, definisi ini terus berkembang seiring munculnya berbagai tantangan logika dan kemajuan teknologi [[sains]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Definisi dan Sifat ==&lt;br /&gt;
Pengetahuan sering kali dibedakan dari [[data]] dan [[informasi]]. Data adalah fakta mentah, informasi adalah data yang memiliki konteks, sedangkan pengetahuan adalah informasi yang telah diinternalisasi dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan atau tindakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kepercayaan Sejati yang Dibenarkan ===&lt;br /&gt;
Konsep ini menyatakan bahwa agar sesuatu dapat dianggap sebagai pengetahuan, ia harus memenuhi tiga kriteria:&lt;br /&gt;
# Pernyataan tersebut harus &#039;&#039;&#039;benar&#039;&#039;&#039; (sesuai dengan kenyataan).&lt;br /&gt;
# Seseorang harus &#039;&#039;&#039;percaya&#039;&#039;&#039; pada pernyataan tersebut.&lt;br /&gt;
# Harus ada &#039;&#039;&#039;pembenaran&#039;&#039;&#039; atau bukti logis mengapa pernyataan itu dipercayai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Para ahli umumnya membagi pengetahuan ke dalam beberapa kategori utama:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Deklaratif:&#039;&#039;&#039; Merupakan pengetahuan tentang fakta atau &amp;quot;tahu bahwa&amp;quot; (misalnya, tahu bahwa [[Jakarta]] adalah ibu kota Indonesia).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Prosedural:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan tentang cara melakukan sesuatu atau &amp;quot;tahu bagaimana&amp;quot; (misalnya, tahu cara mengendarai sepeda).&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Implisit (Tacit):&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan diperoleh melalui pengalaman pribadi yang mendalam.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Pengetahuan Eksplisit:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang telah didokumentasikan dalam bentuk teks, audio, atau [[digital]] sehingga mudah dibagikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Manusia memperoleh pengetahuan melalui berbagai saluran intelektual:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Empirisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui indra dan pengalaman sensorik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Rasionalisme]]:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diperoleh melalui penalaran logis dan akal budi, tanpa bergantung pada pengalaman fisik.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;[[Intuisi]]:&#039;&#039;&#039; Pemahaman yang datang secara tiba-tiba tanpa proses penalaran yang sadar.&lt;br /&gt;
* &#039;&#039;&#039;Otoritas:&#039;&#039;&#039; Pengetahuan yang diterima dari pihak lain yang dianggap ahli, seperti guru, ilmuwan, atau kitab suci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Representasi Pengetahuan dalam Sains ==&lt;br /&gt;
Dalam metode [[sains]], pengetahuan diperoleh melalui pengamatan yang sistematis, pembentukan [[hipotesis]], dan pengujian eksperimental. Pengetahuan ilmiah bersifat dinamis; ia dapat direvisi jika ditemukan bukti baru yang lebih akurat melalui proses [[falsifikasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di era modern, pengetahuan juga disimpan dalam bentuk [[kecerdasan buatan]] dan [[basis data]], di mana sistem komputer mencoba meniru struktur kognitif manusia untuk mengolah informasi menjadi solusi praktis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Epistemologi]]&lt;br /&gt;
* [[Logika]]&lt;br /&gt;
* [[Sains]]&lt;br /&gt;
* [[Filsafat]]&lt;br /&gt;
* [[Manajemen pengetahuan]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>114.10.113.89</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://id.mippedia.org/index.php?title=Sejarah&amp;diff=4743</id>
		<title>Sejarah</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/index.php?title=Sejarah&amp;diff=4743"/>
		<updated>2026-04-27T15:56:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;114.10.113.89: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{SHORTDESC:Disiplin ilmu yang mempelajari peristiwa masa lalu umat manusia berdasarkan bukti dan sumber}}&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sejarah&#039;&#039;&#039; adalah cabang ilmu [[pengetahuan]] yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa lalu umat manusia melalui analisis terhadap berbagai sumber [[sejarah]] seperti dokumen tertulis, peninggalan arkeologis, tradisi lisan, dan bukti visual. Sejarah bertujuan untuk memahami perubahan dan kesinambungan kehidupan manusia dari waktu ke waktu, serta menjelaskan hubungan sebab-akibat dari peristiwa yang terjadi di masa lampau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai disiplin akademik, sejarah tidak hanya berfokus pada pencatatan kronologis peristiwa, tetapi juga pada penafsiran makna dan konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi ==&lt;br /&gt;
Kata &#039;&#039;sejarah&#039;&#039; dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab &#039;&#039;šajaratun&#039;&#039; yang berarti “pohon”, yang kemudian dimaknai sebagai silsilah atau asal-usul. Dalam perkembangan selanjutnya, istilah ini digunakan untuk merujuk pada kisah tentang peristiwa masa lalu. Dalam bahasa Inggris, istilah &#039;&#039;history&#039;&#039; berasal dari bahasa Yunani kuno &#039;&#039;historia&#039;&#039; yang berarti “penyelidikan” atau “pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengertian dan ruang lingkup ==&lt;br /&gt;
Sejarah mencakup kajian tentang pengalaman manusia di masa lalu yang direkonstruksi berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ruang lingkup sejarah meliputi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk [[politik]], [[ekonomi]], [[sosial]], [[budaya]], [[agama]], [[ilmu pengetahuan]], dan [[teknologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, sejarah berupaya menjawab pertanyaan tentang apa yang terjadi, mengapa peristiwa tersebut terjadi, bagaimana peristiwa berlangsung, serta apa dampaknya terhadap kehidupan manusia pada masa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah sebagai ilmu ==&lt;br /&gt;
Sejarah diakui sebagai ilmu karena memiliki objek kajian, metode, dan sistematika penulisan yang jelas. Objek kajian sejarah adalah aktivitas manusia di masa lalu, sedangkan metodenya melibatkan proses penelitian yang sistematis dan kritis terhadap sumber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri utama sejarah sebagai ilmu antara lain:&lt;br /&gt;
* Bersifat empiris, berdasarkan bukti yang dapat ditelusuri&lt;br /&gt;
* Menggunakan metode penelitian yang terstruktur&lt;br /&gt;
* Bersifat kronologis&lt;br /&gt;
* Mengandung unsur interpretasi yang rasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan historiografi ==&lt;br /&gt;
[[Historiografi]] adalah kajian tentang penulisan sejarah. Perkembangan historiografi menunjukkan perubahan cara manusia memahami dan menuliskan sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi kuno ===&lt;br /&gt;
Pada masa kuno, penulisan sejarah sering bercampur dengan mitos dan legenda. Tokoh seperti [[Herodotus]] dan [[Thucydides]] dianggap sebagai perintis historiografi Barat. Herodotus dikenal karena pendekatan naratifnya, sementara Thucydides menekankan analisis rasional dan sebab-akibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi abad pertengahan ===&lt;br /&gt;
Pada periode abad pertengahan, sejarah banyak ditulis oleh kalangan religius dan sering berorientasi teologis. Penulisan sejarah pada masa ini umumnya menempatkan peristiwa manusia dalam kerangka kehendak ilahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi modern ===&lt;br /&gt;
Historiografi modern berkembang seiring dengan munculnya metode ilmiah. Sejarawan mulai menekankan penggunaan sumber primer, kritik sumber, dan objektivitas. Aliran seperti [[sejarah sosial]], [[sejarah ekonomi]], dan [[sejarah budaya]] mulai berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi kontemporer ===&lt;br /&gt;
Pada masa kontemporer, historiografi semakin beragam dengan munculnya pendekatan interdisipliner, seperti penggunaan teori dari [[sosiologi]], [[antropologi]], dan [[ilmu politik]]. Sejarah tidak lagi hanya berfokus pada tokoh besar, tetapi juga pada kehidupan masyarakat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metode penelitian sejarah ==&lt;br /&gt;
Penelitian sejarah dilakukan melalui beberapa tahapan utama yang dikenal sebagai metode sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Heuristik ===&lt;br /&gt;
Heuristik adalah tahap pencarian dan pengumpulan sumber sejarah, baik sumber tertulis, lisan, maupun benda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kritik sumber ===&lt;br /&gt;
Kritik sumber bertujuan untuk menilai keaslian dan kredibilitas sumber. Kritik ini terbagi menjadi kritik eksternal dan kritik internal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Interpretasi ===&lt;br /&gt;
Interpretasi merupakan tahap penafsiran fakta sejarah untuk memahami makna dan hubungan antarperistiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi ===&lt;br /&gt;
Tahap akhir adalah penulisan sejarah berdasarkan hasil penelitian dan interpretasi yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Periodisasi sejarah ==&lt;br /&gt;
Periodisasi adalah pembagian waktu dalam sejarah untuk memudahkan pemahaman terhadap perkembangan peristiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Prasejarah ===&lt;br /&gt;
[[Prasejarah]] adalah periode sebelum manusia mengenal tulisan. Informasi tentang masa ini diperoleh dari peninggalan arkeologis seperti alat batu dan fosil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sejarah kuno ===&lt;br /&gt;
Periode ini ditandai dengan munculnya tulisan dan peradaban awal seperti [[Mesopotamia]], [[Mesir Kuno]], dan [[Lembah Sungai Indus]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Abad pertengahan ===&lt;br /&gt;
Abad pertengahan mencakup periode antara runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat hingga awal zaman modern, ditandai dengan berkembangnya kerajaan dan institusi keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zaman modern ===&lt;br /&gt;
Zaman modern ditandai oleh perkembangan [[negara-bangsa]], revolusi ilmiah, dan perubahan besar dalam struktur sosial dan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zaman kontemporer ===&lt;br /&gt;
Periode kontemporer mencakup peristiwa sejak abad ke-20 hingga masa kini, termasuk [[Perang Dunia]], globalisasi, dan perkembangan teknologi modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi dan kegunaan sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejarah memiliki berbagai fungsi, antara lain:&lt;br /&gt;
* Memberikan pemahaman tentang identitas dan jati diri&lt;br /&gt;
* Menjadi sumber pembelajaran dari pengalaman masa lalu&lt;br /&gt;
* Membantu memahami perubahan sosial&lt;br /&gt;
* Menjadi dasar pengambilan keputusan di masa kini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan sejarah dengan ilmu lain ==&lt;br /&gt;
Sejarah memiliki hubungan erat dengan berbagai disiplin ilmu lain. Dengan [[geografi]], sejarah membantu memahami konteks ruang peristiwa. Dengan [[ekonomi]], sejarah menjelaskan perkembangan sistem produksi dan distribusi. Dengan [[antropologi]], sejarah membantu memahami kebudayaan dan pola kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kritik dan tantangan ==&lt;br /&gt;
Sejarah menghadapi tantangan dalam menjaga objektivitas karena penulisan sejarah sering dipengaruhi oleh sudut pandang penulis dan keterbatasan sumber. Oleh karena itu, transparansi metode dan keterbukaan terhadap interpretasi baru menjadi aspek penting dalam kajian sejarah modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Historiografi]]&lt;br /&gt;
* [[Ilmu sosial]]&lt;br /&gt;
* [[Arkeologi]]&lt;br /&gt;
* [[Antropologi]]&lt;br /&gt;
* [[Sumber sejarah]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>114.10.113.89</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://id.mippedia.org/index.php?title=Sejarah&amp;diff=4742</id>
		<title>Sejarah</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://id.mippedia.org/index.php?title=Sejarah&amp;diff=4742"/>
		<updated>2026-04-27T15:55:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;114.10.113.89: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;{{SHORTDESC:Disiplin ilmu yang mempelajari peristiwa masa lalu umat manusia berdasarkan bukti dan sumber}}&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sejarah&#039;&#039;&#039; adalah cabang ilmu [[pengetahuan]] yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa lalu umat manusia melalui analisis terhadap berbagai [[sumber sejarah]] seperti dokumen tertulis, peninggalan arkeologis, tradisi lisan, dan bukti visual. Sejarah bertujuan untuk memahami perubahan dan kesinambungan kehidupan manusia dari waktu ke waktu, serta menjelaskan hubungan sebab-akibat dari peristiwa yang terjadi di masa lampau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai disiplin akademik, sejarah tidak hanya berfokus pada pencatatan kronologis peristiwa, tetapi juga pada penafsiran makna dan konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi ==&lt;br /&gt;
Kata &#039;&#039;sejarah&#039;&#039; dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab &#039;&#039;šajaratun&#039;&#039; yang berarti “pohon”, yang kemudian dimaknai sebagai silsilah atau asal-usul. Dalam perkembangan selanjutnya, istilah ini digunakan untuk merujuk pada kisah tentang peristiwa masa lalu. Dalam bahasa Inggris, istilah &#039;&#039;history&#039;&#039; berasal dari bahasa Yunani kuno &#039;&#039;historia&#039;&#039; yang berarti “penyelidikan” atau “pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengertian dan ruang lingkup ==&lt;br /&gt;
Sejarah mencakup kajian tentang pengalaman manusia di masa lalu yang direkonstruksi berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ruang lingkup sejarah meliputi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk [[politik]], [[ekonomi]], [[sosial]], [[budaya]], [[agama]], [[ilmu pengetahuan]], dan [[teknologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, sejarah berupaya menjawab pertanyaan tentang apa yang terjadi, mengapa peristiwa tersebut terjadi, bagaimana peristiwa berlangsung, serta apa dampaknya terhadap kehidupan manusia pada masa berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah sebagai ilmu ==&lt;br /&gt;
Sejarah diakui sebagai ilmu karena memiliki objek kajian, metode, dan sistematika penulisan yang jelas. Objek kajian sejarah adalah aktivitas manusia di masa lalu, sedangkan metodenya melibatkan proses penelitian yang sistematis dan kritis terhadap sumber.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ciri utama sejarah sebagai ilmu antara lain:&lt;br /&gt;
* Bersifat empiris, berdasarkan bukti yang dapat ditelusuri&lt;br /&gt;
* Menggunakan metode penelitian yang terstruktur&lt;br /&gt;
* Bersifat kronologis&lt;br /&gt;
* Mengandung unsur interpretasi yang rasional&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan historiografi ==&lt;br /&gt;
[[Historiografi]] adalah kajian tentang penulisan sejarah. Perkembangan historiografi menunjukkan perubahan cara manusia memahami dan menuliskan sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi kuno ===&lt;br /&gt;
Pada masa kuno, penulisan sejarah sering bercampur dengan mitos dan legenda. Tokoh seperti [[Herodotus]] dan [[Thucydides]] dianggap sebagai perintis historiografi Barat. Herodotus dikenal karena pendekatan naratifnya, sementara Thucydides menekankan analisis rasional dan sebab-akibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi abad pertengahan ===&lt;br /&gt;
Pada periode abad pertengahan, sejarah banyak ditulis oleh kalangan religius dan sering berorientasi teologis. Penulisan sejarah pada masa ini umumnya menempatkan peristiwa manusia dalam kerangka kehendak ilahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi modern ===&lt;br /&gt;
Historiografi modern berkembang seiring dengan munculnya metode ilmiah. Sejarawan mulai menekankan penggunaan sumber primer, kritik sumber, dan objektivitas. Aliran seperti [[sejarah sosial]], [[sejarah ekonomi]], dan [[sejarah budaya]] mulai berkembang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi kontemporer ===&lt;br /&gt;
Pada masa kontemporer, historiografi semakin beragam dengan munculnya pendekatan interdisipliner, seperti penggunaan teori dari [[sosiologi]], [[antropologi]], dan [[ilmu politik]]. Sejarah tidak lagi hanya berfokus pada tokoh besar, tetapi juga pada kehidupan masyarakat umum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Metode penelitian sejarah ==&lt;br /&gt;
Penelitian sejarah dilakukan melalui beberapa tahapan utama yang dikenal sebagai metode sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Heuristik ===&lt;br /&gt;
Heuristik adalah tahap pencarian dan pengumpulan sumber sejarah, baik sumber tertulis, lisan, maupun benda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kritik sumber ===&lt;br /&gt;
Kritik sumber bertujuan untuk menilai keaslian dan kredibilitas sumber. Kritik ini terbagi menjadi kritik eksternal dan kritik internal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Interpretasi ===&lt;br /&gt;
Interpretasi merupakan tahap penafsiran fakta sejarah untuk memahami makna dan hubungan antarperistiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Historiografi ===&lt;br /&gt;
Tahap akhir adalah penulisan sejarah berdasarkan hasil penelitian dan interpretasi yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Periodisasi sejarah ==&lt;br /&gt;
Periodisasi adalah pembagian waktu dalam sejarah untuk memudahkan pemahaman terhadap perkembangan peristiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Prasejarah ===&lt;br /&gt;
[[Prasejarah]] adalah periode sebelum manusia mengenal tulisan. Informasi tentang masa ini diperoleh dari peninggalan arkeologis seperti alat batu dan fosil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sejarah kuno ===&lt;br /&gt;
Periode ini ditandai dengan munculnya tulisan dan peradaban awal seperti [[Mesopotamia]], [[Mesir Kuno]], dan [[Lembah Sungai Indus]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Abad pertengahan ===&lt;br /&gt;
Abad pertengahan mencakup periode antara runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat hingga awal zaman modern, ditandai dengan berkembangnya kerajaan dan institusi keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zaman modern ===&lt;br /&gt;
Zaman modern ditandai oleh perkembangan [[negara-bangsa]], revolusi ilmiah, dan perubahan besar dalam struktur sosial dan ekonomi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zaman kontemporer ===&lt;br /&gt;
Periode kontemporer mencakup peristiwa sejak abad ke-20 hingga masa kini, termasuk [[Perang Dunia]], globalisasi, dan perkembangan teknologi modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi dan kegunaan sejarah ==&lt;br /&gt;
Sejarah memiliki berbagai fungsi, antara lain:&lt;br /&gt;
* Memberikan pemahaman tentang identitas dan jati diri&lt;br /&gt;
* Menjadi sumber pembelajaran dari pengalaman masa lalu&lt;br /&gt;
* Membantu memahami perubahan sosial&lt;br /&gt;
* Menjadi dasar pengambilan keputusan di masa kini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan sejarah dengan ilmu lain ==&lt;br /&gt;
Sejarah memiliki hubungan erat dengan berbagai disiplin ilmu lain. Dengan [[geografi]], sejarah membantu memahami konteks ruang peristiwa. Dengan [[ekonomi]], sejarah menjelaskan perkembangan sistem produksi dan distribusi. Dengan [[antropologi]], sejarah membantu memahami kebudayaan dan pola kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kritik dan tantangan ==&lt;br /&gt;
Sejarah menghadapi tantangan dalam menjaga objektivitas karena penulisan sejarah sering dipengaruhi oleh sudut pandang penulis dan keterbatasan sumber. Oleh karena itu, transparansi metode dan keterbukaan terhadap interpretasi baru menjadi aspek penting dalam kajian sejarah modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Historiografi]]&lt;br /&gt;
* [[Ilmu sosial]]&lt;br /&gt;
* [[Arkeologi]]&lt;br /&gt;
* [[Antropologi]]&lt;br /&gt;
* [[Sumber sejarah]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>114.10.113.89</name></author>
	</entry>
</feed>